Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNRI dan Dispora Riau Talent Scouting ke Daerah

Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNRI dan Dispora Riau Talent Scouting ke Daerah

Dikutip dari berita Riau Pos pada tanggal 3 November 2020, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau melakukan talent scouting atau pencarian bakat ke daerah-daerah yakni ke delapan kabupaten/kota di Provinsi Riau yang dimulai dari tanggal 26 Oktober 2020 hingga 26 November 2020 mendatang. Adapun dalam kegiatan ini melibatkan tenaga ahli yang didatangkan dari Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Riau yang dipimpin langsung oleh Koordinator Prodi yakni Agus Sulastio, S.Pd., M.Pd dan Ketua Jurusan Pendidikan Olahraga Universitas Riau yakni Ni Putu Nita Wijayanti, S.Pd., M.Pd dan beberapa pelatih dari PPLP Riau.

Peserta Mengikuti Kegiatan Talent Scouting

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Riau H Boby Rachmat SSTP., M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini untuk memantau atlet yang berpotensi di daerah yang nantinya bisa dibina di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Dispora Riau. Kadispora juga memastikan dalam melaksanakan kegiatan ini, tim Talent Scouting dan seluruh peserta tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah dan menghetikan penyebaran Covid-19 seperti dengan selalu menggunakan masker, menyediakan hand sanitazer, selalu mengecek suhu tubuh dan tetap menjaga jarak selama kegiatan berlangsung. Kemudian Kaprodi Pendidikan Olahraga Uiversitas Riau, Agus Sulastio, S.Pd., M.Pd juga menyampaikan melalui kegiatan ini diharapkan mampu menyaring atlit yang memiliki bakat dari daerah-daerah untuk dibina supaya kedepan diharapkan bisa memberikan kontribusi prestasi terhadap Provinsi Riau pada event nasional.

Ada delapan cabang dan daerah yang menjadi target dari tim untuk talent scouting diantaranya, Renang di kabupaten Kampar, Basket di daerah Dumai, Bola Voli di daerah Bengkalis, Sepakbola di daerah Inhu, Badminton di daerah Kuantan Singingi, Pencak Silat di daerah Rohul, Tenis Lapangan di daerah Siak dan Tenis Meja di daerah Rohil. Adapun atlit yang menjadi prioritas adalah atlit kelahiran 2006, selain itu tim juga membawa beberapa atlit PPLP untuk melakukan uji coba dengan atlit pada daerah tersebut.